Senin, 08 Mei 2017

Tips Merancang Rumah Sendiri dengan Anggaran Terbatas




Desainer Kurt Cyr punya impian merancang rumah sendiri. Kontributor Houzz itu ingin membuat rumah sederhana yang menggunakan struktur prefab, seperti gudang-gudang kecil.

Menurut dia, cara membangun rumah semacam itu lebih ekonomis, berkelanjutan, serta memungkinkan fleksibilitas dalam merancang rumah interiornya dibanding rumah konvensional. Yang pasti, dananya tidak membengkak.

Berikut ini beberapa cara Cyr mengisi dan merancang rumah dalam anggaran terbatas.

Anda tentu bisa mengikuti caranya mengatur dan menjaga agar pengeluaran tetap terkendali.

Pertama-tama, Cyr ingin mendesain bentuk rumah dengan sangat sederhana. Bayangkan bentuk siluet rumah yang biasa digambar anak-anak. Itulah bentuk rumah milik Cyr.

“Menggunakan bangunan prefab baja dan menyelimutinya dengan baja bergelombang yang kuat sama artinya dengan bebas perawatan, menghemat pengeluaran lain,” ujarnya.

Kedua, sang desainer berniat menyingkirkan keinginan memesan kitchen-set yang pas ukurannya di dalam dapur. Lemari dapur knock-down yang cantik, murah, dan bisa diatur sendiri jauh lebih menarik buatnya.

Perusahaan-perusahaan penyalur furnitur besar kini sudah tersedia di Indonesia. Anda bisa mengunjungi dan berburu furnitur dapur sesuai kebutuhan dan anggaran di kantong Anda!

Namun, jika Anda sangat membutuhkan island atau meja untuk menyiapkan makanan di tengah-tengah dapur, cobalah mencari meja yang bisa digeser. Meja semacam ini akan memudahkan Anda mengepel lantai dan menjaga kualitas lantai.

Ketiga, berhati-hati juga dalam membeli perlengkapan dapur. Membeli dengan sembrono, atau sekadar jatuh hati pada tampilan keperluan dapur tanpa memastikan fitur, ketahanan, material, dan harganya bisa bikin kantong Anda kosong lantaran mengeluarkan jutaan rupiah sia-sia.

Hal sama juga berlaku bagi sink atau bak cuci, keran, serta rak penyimpanan di dapur.

Keempat, carilah celah untuk menggunakan barang-barang lama yang masih berada dalam kondisi baik. Cyr memberikan inspirasi berupa loker tua yang bisa digunakan kembali sebagai lemari penyimpanan.

Cyr menekankan agar Anda tidak perlu menggunakan lemari built-in. Tempat-tempat penyimpanan seperti loker vintage jauh lebih terjangkau dan praktis.

Dia juga menunjukkan inspirasi pintu kamar mandi yang menggunakan kayu-kayu bekas pakai. Sistem pintu geser semacam ini bisa menjadi jalan keluar memiliki hunian unik dengan harga “miring”.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-766-tips-merancang-rumah-sendiri-dengan-anggaran-terbatas.html

Ciptakan Beranda Rumah yang Sehat



Beranda rumah atau ruang muka dari memiliki peran yang penting dalam sebuah hunian. Untuk bisa menciptakan beranda rumah yang memenuhi kriteria kesehatan dan fungsi, perlu melakukan beberapa langkah.

Apa saja? Beberapa tips beranda rumah selengkapnya:

1. Agar dinding ruang dengan fungsi penting tidak saling menempel serta terhindar dari masalah kurangnya sirkulasi udara dan mendapat sinar matahari yang baik, Anda bisa membuat ruang antara tanpa atap di ruang dalam bangunan utama beri atap transparan untuk ruang antara ini agar sinar matahari dapat menembus masuk.

2. Jika lahan depan hunian Anda sempit dan tidak mungkin dibuat terbuka, posisikan beranda di belakang hunian. Tanami lahan dengan tanaman hias agar suasana lebih hijau. Bersantai di area ini pasti bisa menghapus kepenatan.

3. Ingin beranda yang semua sisinya terbuka? Anda bisa membuat satu bidang boks dan lobangi ketiga sisi yang lain. Sisakan satu sisi sebagai bidang masif dan orientasikan perabot beranda Anda ke bidang ini.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-765-ciptakan-beranda-rumah-yang-sehat.html

Inilah Syarat-syarat Rumah Minimalis



Rumah desain minimalis menjadi favorit saat ini. Rumah minimalis identik dengan warna netral seperti hitam, putih, dan abu-abu, beserta garis-garis yang tegas.

Namun, tak semua rumah yang memiliki ciri khas tersebut dikatakan rumah minimalis. Bahkan, biaya untuk membangun rumah desain minimalis ternyata tak ‘seminimalis’ bangunannya.

Tak jarang biaya konstruksi rumah dengan desain minimalis malah cenderung lebih mahal dari desain rumah yang lainnya.

Inti dari rumah minimalis adalah model yang simpel dari segi desain rumah dan interiornya. Rumah desain minimalis juga tidak terbatas pada pakem yang ada.

Desain minimalis juga tidak membuat rumah terkesan ‘sombong’.

Apa saja kategori sebuah rumah dikatakan minimalis? Simak penjelasannya yang dikutip dari Okezone berikut ini.

Rumah minimalis identik dengan dinding-dinding yang besar, lantai dan banyaknya daerah yang terbuka.

Dalam rumah minimalis, penggunaan cahaya alami adalah prioritas utama. Rumah minimalis tidak memiliki lekukan-lekukan, semuanya lurus dan tegas dari depan rumah hingga belakang.

Dari segi warna, yang identik dengan warna dominan pada rumah minimalis adalah warna putih.

Sedangkan warna pelengkapnya adalah warna hitam, abu-abu, unsur kayu, serta logam. Dari segi interior, umumnya rumah minimalis banyak memajang aksesoris seperti lukisan, poster, atau karya seni lainnya.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-764-inilah-syaratsyarat-rumah-minimalis.html

Mau Invevstasi Apartemen di Jakarta? Simak Pendapat Pakar Ini




Semua orang sepertinya akan setuju dengan pernyataan bahwa investasi di properti seperti properti apartemen adalah salah satu pilihan investasi terbaik dalam mengembangkan uang.

Kenapa? Mari kita lihat beberapa faktor yang membuat berinvestasi di properti apartemen menarik

1. Kita dapat mengelola sendiri investasinya, tidak perlu bantuan pialang. Artinya kendali sepenuhnya di tangan kita dan resikonya kecil

2. Harga properti tidak begitu terpengaruh oleh perubahan kondisi makroekonomi

3. Nilai properti cenderung selalu naik, terutama di jakarta yg dinilai harga propertinya masih lebih rendah dibanding kota2 besar di negara lain

4. Investasi properti bisa dilakukan hanya dengan 20-30 persen harga propertinya. Misalnya dengan membeli rumah seharga Rp700 juta, kita bisa hanya mengeluarkan kira-kira Rp200 juta dan sisanya menggunakan cicilan bank.

5. Jika properti dibeli dengan tujuan untuk disewakan, maka kita bisa mendapatkan pemasukan pasif bulanan.

Menarik bukan? Melihat fenomena sekarang, properti yang sedang booming adalah apartemen.

Bagaimana tidak, mari kita coba ulas faktor kenapanya:

-Dengan kondisi Jakarta yang selalu macet secara merata, rata-rata para pekerja menghabiskan waktu 2-3 jam di jalan untuk sampai di kantor di pagi hari. Belum lagi lamanya perjalanan yang dibutuhkan dalam perjalanan pulang sore harinya. Apalagi dengan adanya proyek pembangunan MRT untuk kira-kira empat tahun ke depan, kita bisa bayangkan ke”hectic”an yang harus dihadapi di jalan raya.

– Tekanan psikologis dan perasaan capek yang dihadapi pekerja hanya untuk perjalanan pergi-pulang kantor setiap harinya, menyebabkan mereka lebih memilih untuk mencari kos-kosan di dekat area kantor atau apartemen di pusat kota.

– Preferensi para eksekutif muda usia 27-35 tahun yang masih belum berkeluarga atau baru berkeluarga yang memilki modal dan lebih memilih kenyamanan sehari-hari dan akses yang cepat ke pusat-pusat hiburan.

Perbedaan investasi apartemen dengan investasi rumah adalah, nilai-nilai yang dapat kita harapkan dari investasi apartemen, di antaranya adalah:

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-763-mau-invevstasi-apartemen-di-jakarta-simak-pendapat-pakar-ini.html

Mau Invevstasi Apartemen di Jakarta? Simak Pendapat Pakar Ini




Semua orang sepertinya akan setuju dengan pernyataan bahwa investasi di properti seperti properti apartemen adalah salah satu pilihan investasi terbaik dalam mengembangkan uang.

Kenapa? Mari kita lihat beberapa faktor yang membuat berinvestasi di properti apartemen menarik

1. Kita dapat mengelola sendiri investasinya, tidak perlu bantuan pialang. Artinya kendali sepenuhnya di tangan kita dan resikonya kecil

2. Harga properti tidak begitu terpengaruh oleh perubahan kondisi makroekonomi

3. Nilai properti cenderung selalu naik, terutama di jakarta yg dinilai harga propertinya masih lebih rendah dibanding kota2 besar di negara lain

4. Investasi properti bisa dilakukan hanya dengan 20-30 persen harga propertinya. Misalnya dengan membeli rumah seharga Rp700 juta, kita bisa hanya mengeluarkan kira-kira Rp200 juta dan sisanya menggunakan cicilan bank.

5. Jika properti dibeli dengan tujuan untuk disewakan, maka kita bisa mendapatkan pemasukan pasif bulanan.

Menarik bukan? Melihat fenomena sekarang, properti yang sedang booming adalah apartemen.

Bagaimana tidak, mari kita coba ulas faktor kenapanya:

-Dengan kondisi Jakarta yang selalu macet secara merata, rata-rata para pekerja menghabiskan waktu 2-3 jam di jalan untuk sampai di kantor di pagi hari. Belum lagi lamanya perjalanan yang dibutuhkan dalam perjalanan pulang sore harinya. Apalagi dengan adanya proyek pembangunan MRT untuk kira-kira empat tahun ke depan, kita bisa bayangkan ke”hectic”an yang harus dihadapi di jalan raya.

– Tekanan psikologis dan perasaan capek yang dihadapi pekerja hanya untuk perjalanan pergi-pulang kantor setiap harinya, menyebabkan mereka lebih memilih untuk mencari kos-kosan di dekat area kantor atau apartemen di pusat kota.

– Preferensi para eksekutif muda usia 27-35 tahun yang masih belum berkeluarga atau baru berkeluarga yang memilki modal dan lebih memilih kenyamanan sehari-hari dan akses yang cepat ke pusat-pusat hiburan.

Perbedaan investasi apartemen dengan investasi rumah adalah, nilai-nilai yang dapat kita harapkan dari investasi apartemen, di antaranya adalah:

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-763-mau-invevstasi-apartemen-di-jakarta-simak-pendapat-pakar-ini.html

Rabu, 03 Mei 2017

Sulap Kamar Pribadi Anda Seperti Kamar Hotel



Setiap orang mengharapkan kenyamaan serupa di hotel saat berada di kamarnya. Sebagian beranggapan sulit untuk mewujudkan suasana kamar hotel tersebut, tapi percayalah, suasana itu bisa diciptakan.

Huffington Post memberi beberapa trik bagaimana menciptakan kamar pribadi seperti suasana kamar hotel:

Buatlah suasana seluruhnya putih
Elemen warna menempati tempat sangat penting. Erin Hoover dari Westin and Sheraton menyebut, tempat tidur serba putih menciptakan “efek halo” bagia siapa pun yang melihatnya.

“Kasus di tempat saya (Hotel Westin), dengan mengubah tempat tidur menjadi serba putih, banyak orang yang menyangka bahwa telah ada renovasi,” ujar Hoover.

Gunakan sprei tebal
“Untuk mendesain kamar pribadi supaya berasa hotel, mulailah dengan bersih, putih, dan sprei yang tebal,” sebut Sybil Pool, juru bicara Park Hyatt. Beberapa hotel mewah di luar negeri memiliki standar ketebalan sprei masing-masing.

Bantal yang lebih dari tiga
Sybil Pool mengatakan, hotel tempat ia bekerja menyediakan minimal tiga bantal untuk satu tempat tidur untuk menciptakan kesan mewah. Di beberapa hotel, pengunjung hotel dipersilahkan untuk memilih bantal-bantal favoritnya.

Pertimbangkan untuk memilih kasur yang berbulu-bulu
Beberapa orang menyebut, kasur yang berbulu akan menciptakan kesan mewah dan lux. Hotel-hotel besar seperti The Miraval dan Marriot juga menyediakan kasur-kasur berbulu.

Selengkapnya : http://blog.citragran.com/content-731-sulap-kamar-pribadi-anda-seperti-kamar-hotel.html

Lokasi Rumah Langganan Banjir, Ini Solusinya







Banyak daerah hunian kini menjadi rumah langganan banjir, tak terkecuali  Jakarta dan sekitarnya. Hujan deras sebentar saja genangan air sudah di mana-mana. Kawasan padat pun menjadi langganan banjir.

Apesnya, air banjir sering masuk sampai ke dalam rumah. Ketika hujan berhenti, penghuni rumah pun sibuk membersihkan sisa air berikut lumpur dan sampahnya.

Jika siklus banjir per lima tahun, atau 10 tahun, barangkali bisa dimaklumi. Tapi, bila setiap hujan turun rumah kebanjiran, tentu saja sangat menjengkelkan.

Solusi terbaik adalah pindah rumah, memilih kawasan aman bebas banjir. Tapi, tak semudah itu. Harga rumah di Jakarta selangit.

Rumah langganan banjir pun sulit dijual, dan harganya turun. Di sisi lain, barangkali Anda terlanjur betah dengan lingkungan sekitar sehingga malas pindah rumah. Dilema, bukan!

Anda ogah pindah rumah, tapi tidak mau juga kena banjir. Kalau ini pilihannya, yang bisa dilakukan adalah menyiasati dan meminimalisir air yang masuk ke rumah Anda. Bagaimana caranya? Berikut ini kiatnya:

Menaikkan ruang tamu
Sebagai rumah langganan banjir pasti penghuni rumah sudah mengetahui berapa ketinggian air yang masuk ke dalam rumah. Ruangan mana saja yang sering disinggahi banjir.

Jika air masih rendah, di bawah 50 sentimeter, langkah efektif yang bisa dilakukan adalah menambah permukaan rumah agar lebih tinggi. Naikkan permukaan rumah di atas 50 cm.
Kalau dana terbatas, cukup ruangan yang terkena banjir saja yang dinaikkan.

Alternatif lain, permukaan yang dinaikkan hanya ruangan yang mempunyai akses ke luar. Karena, ruangan itu menjadi jalan masuknya air ke dalam rumah. Misalnya, permukaan ruang tamu, dan ruangan dari garasi (biasanya dapur) dinaikan 50 cm.

Meninggikan permukaan teras
Sebelum menaikkan permukaan ruang tamu, permukaan teras juga perlu dinaikkan beberapa sentimeter. Dari teras rumah menuju ke ruang tamu ditinggikan dengan menambah beberapa anak tangga.

Jumlah anak tangga tergantung ketinggian banjir yang sering dialami masing-masing penghuni rumah. Kalau kurang dari 50 cm, tiga atau empat anak tangga sudah memadai.

Perhatikan dapur dan anak tangga
Kedua akses keluar ini bisa menghalangi air masuk ke dalam rumah. Kini banjir berada di bawah batas permukaan. Jadi yang dinaikkan hanya ruangan yang memungkinkan air masuk dari luar saja.

Bagaimana dengan ruangan lain? Ruangan lain tidak perlu diganggu gugat. Karena, permukaan ruang tamu dan dapur yang sudah ditinggikan dapat menghalangi masuknya air ke ruangan lain, seperti ruang tengah (ruang keluarga) dan kamar tidur.

Tentu, jangan sampai ada pintu atau lubang, yang dapat menjadi jalan masuknya air ke ruangan-ruangan tersebut.

Mezzanine
Untuk banjir yang ketinggian airnya lebih dari satu meter, penangannya berbeda. Perlu strategi lain. Alternatifnya adalah rumah model mezzanine.

Bagian lantai dasar rumah hanya untuk ruang yang simple, tidak membutuhkan banyak barang, seperti garasi, gudang, kamar pembantu, dan carpot.

Lantai berikutnya merupakan rumah yang sebenarnya, terdiri dari ruang tamu, ruang tidur, ruang makan, ruang keluarga, dan dapur. Tangga menuju lantai dua bisa dibuat dari luar rumah.

Di atas carpot, di luar taman, perlu ditanami rumput yang berfungsi pula sebagai resapan air.

Selengkapnya :  http://blog.citragran.com/content-730-lokasi-rumah-langganan-banjir-ini-solusinya.html